Perempuan di Ujung Hati

Disini,
Dibawah naungan jendela sempit kamarku,
Aku biasa menuliskan syair tentangmu....

Syair hati yang hanya dapat kunikmati sendiri,
ya... ku nikmati saat aku sedang sendiri....

Tak ada yang lain, hanya aku dan syair tentangmu...
Ingin rasanya ku kirimkan kepadamu,
Agar engkau tahu: ada satu sudut dihatiku, yang selalu mendambakanmu....

Namun,
Hingga detik ini, tulisan itu masih tersimpan rapi
dilemari sepi hatiku....

Menunggu waktu menghapusnya dalam debu